Lebih Hemat Membersihkan AC Sendiri Agar Tetap Sehat

Lebih Hemat Membersihkan AC Sendiri Agar Tetap Sehat

GreenClean.id – Membersihkan AC itu penting, apalagi bagi sebagian orang yang tidak pernah lupa menyalakan AC (AC). Dengan begitu, kualitas udara di rumah benar-benar bisa terjaga. Pendingin ruangan yang tidak terawat secara teratur dapat menjadi pencemar udara bagi penghuninya. Akibatnya, bukan tidak mungkin Anda terjangkit berbagai jenis penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan.

Lebih Hemat Membersihkan AC Sendiri Agar Tetap Sehat

Cara membersihkan AC sendiri di rumah

Jika tidak dirawat secara rutin, AC ruangan bisa menjadi sarang bakteri dan debu. Bakteri dan kotoran tersebut kemudian dapat menyebar kembali ke seluruh ruangan sehingga masuk melalui indera penciuman. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membersihkan AC minimal sebulan sekali, namun jika filter AC sudah terisi debu dan kotoran dalam waktu kurang dari sebulan, sebaiknya waktu pembersihan lebih sering dari itu. Ini berlaku untuk model AC bersama yang paling banyak digunakan saat ini.

Cara membersihkan daya AC biasanya dibedakan menjadi dua. Pertama, bagian kecil yaitu bagian dalam AC (indoor) termasuk filter dan penutup (tutup) AC. Kedua, bagian besar, yang meliputi kumparan evaporator dan bagian luar ruangan. Sebelum Anda mulai membersihkan, pastikan AC sudah dimatikan. Jika perlu, matikan semua sumber listrik yang tersambung ke listrik. Kemudian siapkan alat untuk membersihkan aliran listrik. Agar lebih aman, gunakan masker dan sarung tangan lateks (karet) saat membersihkannya, ya. Alat yang dibutuhkan untuk membersihkan AC:

  • Sikat gigi bekas
  • Obeng
  • Kain bersih dan kering
  • Cairan pembersih AC
  • Air bersih sesuai kebutuhan
  • Penyedot debu (penyedot debu)

Buka Bagian Penutup AC

Buka penutup AC secara perlahan dengan obeng. Saat tutupnya terbuka, Anda akan langsung melihat bagian filter AC. Periksa filter AC, apakah ada kerusakan atau tidak. Jika filter rusak, buang dan ganti dengan filter baru. Jika dirasa tidak ada kerusakan, bersihkan filter dari kotoran yang ada dengan bantuan sikat gigi bekas. Selain sikat gigi bisa juga memakai kain kering yang dibasahi air atau penyedot debu.

Gunakan Larutan Pencuci Khusus Filter AC

Anda juga dapat membersihkan filter dengan merendamnya dalam larutan pencuci khusus untuk membunuh spora jamur dan berbagai bakteri lainnya. Selama merendam, gosok perlahan filter AC dengan sikat gigi bekas untuk membersihkannya dari kotoran padat. Kemudian keringkan filter AC dengan cara mengalirkannya sebentar di tempat yang bersih agar benar-benar kering. Pastikan untuk membiarkan filter AC mengering, jika tidak area filter AC bisa lembab dan menyebabkan jamur. Jika dirasa sudah bersih dan kering, Anda bisa memasang kembali filter AC pada tempatnya semula. Pastikan semua komponen terpasang dengan benar dan benar.

Bersihkan Penutup AC

Setelah bagian dalam AC dibersihkan, langkah selanjutnya adalah membersihkan penutup AC dengan kain yang bersih dan kering. Jangan lupa untuk membersihkan area di antara permukaan AC. Karena biasanya banyak kotoran dan debu yang juga menempel disana.

Bersihkan Bagian Evaporator

Kemudian bersihkan kumparan evaporator. Anda bisa membersihkannya dengan cairan pembersih AC. Penggunaannya untuk menyemprotkan pada bilah AC agar kumparan evaporator bersih. Jika Anda kesulitan membersihkan AC pada bagian kumparan evaporator, akan lebih mudah untuk memakai tenaga profesional. Dengan begitu akan lebih bersih, aman dan menghemat tenaga.

AC Kotor Mengancam Kesehatan

Agar AC di dalam ruangan bisa bertahan lama dan berfungsi dengan baik, sebaiknya selalu dijaga kebersihannya. Karena AC yang tidak dirawat secara teratur bisa menjadi sarang bakteri, debu dan kotoran. Bakteri dan kotoran bisa menyebar kembali ke seluruh ruangan sehingga masuk melalui indera penciuman. Jika daya tahan tubuh saat itu sedang lemah, Anda akan lebih mudah terserang berbagai penyakit, seperti batuk kronis, hidung tersumbat, mengi, dan iritasi mata. Nah jika AC tidak dibersihkan secara baik dan benar, tentu saja berbagai jenis bakteri dan jamur bisa berkembang biak di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *